Jangan Lupakan Hal Berikut Ini untuk Perencanaan Bisnis Anda

Dalam membangun sebuah perusahaan atau bisnis walaupun bisnis tersebut adalah bisnis kecil yang baru dibangun tidak hanya bisa mengandalkan mengenai keberanian dari pemilik serta banyaknya modal yang dipergunakan namun juga harus mengandalkan perencanaan yang tepat. Perencanaan bisnis atau yang lebih dikenal dengan nama business plan ini tidak hanya bermanfaat untuk Anda dalam mencapai tujuan berbisnis namun juga untuk menarik minat investor. Dalam business plan, terdapat beberapa hal yang wajib ditulis.

Pertama adalah deskripsi dari bisnis tersebut. Dalam setiap rancangan, Anda harus jelas menuliskan mengenai apa bisnis Anda dan produk yang dihasilkan atau dijual. Tuliskan secara singkat mengenai usaha Anda agar pihak yang terkait misalnya investor mau menanamkan modalnya di tempat Anda karena melihat adanya peluang dan potensi usaha agar bisa dikembangkan secara maksimal.

Kedua adalah strategi pemasaran. Strategi ini bisa Anda tentukan sendiri berdasarkan pada analisa yang Anda lakukan misalnya menggunakan analisa SWOT. Analisa tersebut tidak hanya bisa menganalisa mengenai kelemahan dari produk ataupun usaha yang sedang atau akan Anda jalankan namun juga keunggulan, resiko dan juga peluang yang bisa Anda ambil untuk bisa mengembangkan usaha yang akan atau sedang dijalankan.

Ketiga adalah membuat analisa pesaing. Analisa ini kerap tidak diinputkan atau dituliskan dalam perencanaan bisnis namun analisa ini bisa bermanfaat untuk Anda agar bisa mengantisipasi gerakan atau strategi yang diambil oleh pesaing dan agar Anda tidak kalah bersaing untuk mendapatkan hasil yang optimal terutama di jaman yang semakin bervariasi dengan perubahan yang cepat. setelah Anda mendapatkan kelemahan dan kekuatan dari pesaing, Anda bisa menentukan strategi misalnya strategi penjualan yang tepat yang tidak merugikan Anda namun tidak kalah dari pesaing.

Hal lainnya yang harus ditulis dalam perencanaan bisnis suatu perusahaan atau bisnis kecil adalah:

  • Masalah rancangan design serta pengembangan. Rancangan ini bisa ditunjukkan dalam suatu grafik yang disertakan dalam business plan. Grafik pengembangan tersebut tidak hanya meliputi grafik untuk penjualan namun juga untuk produksi agar Anda bisa menentukan perencanaan pembiayaan usaha ke depannya.
  • Rencana operasional dan manajemen. Pada rancangan ini, bahasan akan berfokus pada kebutuhan logistik dari suatu bisnis yang sedang atau akan Anda bangun misalnya untuk tugas dari tim yang mengelola perusahaan dan prosedur penugasan serta anggaran dan pengeluaran terkait dengan operasional bisnis tersebut.
  • Jangan lupa untuk memasukkan rancangan keuangan dalam business plan. Di bagian ini, Anda harus menuliskan pemasukan dan pengeluaran dari bisnis tersebut. Jikapun Anda baru menyusun untuk memulai bisnis, Anda bisa menuliskan rancangan anggaran pemasukan serta berapa banyak yang akan dikeluarkan untuk bisnis. Rancangan ini juga akan berkaitan dengan laporan neraca perencanaan serta analisis pengembalian modal.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *