Ini Dia 5 Kesalahan Umum yang Biasa Dilakukan Saat Transaksi Jual Beli Mobil

Membeli mobil disebabkan karena beberapa faktor dan salah satunya adalah untuk tujuan bisnis misalnya seperti rental kendaraan atau untuk travel. Untuk membeli kendaraan yang dibutuhkan bisa dari berbagai macam tempat misalnya di leasing, perbankan terutama untuk pembelian mobil secara kredit ataupun lewat dealer dan di showroom bahkan bisa juga dilakukan di toko online terpercaya. Ada tata cara tersendiri untuk menyelesaikan transaksi jual beli mobil sesuai dengan ketentuan masing-masing tempat yang menjual kendaraan beroda empat tersebut. Akan tetapi, saat membeli mobil di tempat yang sudah Anda pilih tersebut, ada beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan oleh pembeli terutama pembeli pemula.

Pertama adalah mudah terpengaruh pada penawaran dari penjual. Masing-masing tempat biasanya memiliki sales yang sudah dilatih agar mampu menarik perhatian dari calon pembeli. Anda harus berhati-hati terhadap penjual terutama yang menjual mobil secara online, pastikan jika Anda membelinya di toko online terpercaya ataupun di toko online dimana Anda bisa menemukan toko atau tempat aslinya yang mengelola agar terhindar dari penipuan. Jika membeli langsung di tempat jual, sebaiknya bersama orang yang tahu mengenai otomotif dan sebelumnya Anda sudah mencari tahu informasi mengenai mobil yang akan Anda beli.

Kedua adalah tidak menanyakan riwayatnya. Kesalahan ini biasanya terjadi jika Anda membeli mobil bekas. Ragu atau malu atau lupa menanyakan riwayat sebelumnya dari mobil tersebut bisa berakibat fatal misalnya pada bagian kaki mobil yang sudah berkarat karena kebanjiran, ataupun ada bagian lain dari mobil tersebut yang sudah diganti dengan komponen yang lainnya yang tidak asli karena mobil tersebut adalah mobil curian atau alasan yang lainnya.

Ketiga adalah tidak mengecek kondisi mobil terlebih dahulu. Sebelum transaksi jual beli mobil, maka Anda perlu memastikan lebih dahulu apakah semua kondisi dari mobil tersebut dalam kondisi bagus atau tidak, setidaknya kondisinya sebanding dengan harga yang akan Anda bayarkan ke pihak penjual mobil. Jika Anda membeli di tempat terpercaya misalnya di dealer resmi, Anda tidak perlu terlalu khawatir mengenai mobil yang akan Anda beli karena kualitasnya jelas terpercaya. Ajak teman yang benar-benar tahu otomotif mobil sehingga tidak hanya bisa menilai kualitas dari mobil tersebut namun juga agar terhindar dari penipuan yang dilakukan oleh penjual.

Keempat adalah tidak mengecek jenis rekeningnya. Jika Anda membeli mobil tersebut secara perorangan misalnya mobil bekas, maka tidak salah atau tidak masalah jika mengirimkannya ke rekening dengan atas nama dari orang tersebut. Akan tetapi, jika Anda membelinya di perusahaan penjual mobil atau di dealer dan Anda mengirimkannya ke nomor rekening pribadi dari orang yang memasarkan atau pemilik rekening bukan perusahaan maka Anda perlu curiga karena bisa jadi Anda menjadi korban penipuan dari pembelian kendaraan roda empat tersebut.

Kelima adalah mengenai kelengkapan surat, terutama jika Anda membeli kendaraan bekas, misalnya BPKB, STNK, riwayat service kendaraan. Saat jual beli mobil bekas, kelengkapan surat menjadi salah satu faktor penting yang harus dimiliki oleh penjual atau pemilik mobil sebelumnya. Karena jika tidak harga mobil bisa menurun drastis. Ketidaklengkapan surat kendaraan bisa juga mengindikasi jika kendaraan yang dijual tersebut adalah kendaraan curian yang kemudian dijual dengan harga murah. Kelengkapan surat tersebut juga berlaku untuk mobil baru yang baru dipesan apalagi jika kendaraan tersebut adalah kendaraan import.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *