5 Cara Sukses Bisnis Bareng Pasangan, Siapa Takut!

Bisnis dengan pasangan saat ini sedang menjadi satu hal yang tren, tapi apa saja risikonya? Bisnis dengan pasangan seperti membawa kehidupan pribadi dan pekerjaan di satu waktu yang bersamaan. Jika kamu bisa menjalankanya dengan taktik yang tepat, bisnis dengan pasangan bisa berjalan dengan baik. Dilansir dari yourtango.com, berikut ini cara menyeimbangkan kehidupan dan kerja ketika bisnis dengan pasangan, penasaran?

  • Tetaplah pada peran masing-masing

Ketika kamu memutuskan bisnis dengan pasangan, mudah untuk ikut campur terlalu banyak. Kuncinya adalah bekerja sesuai dengan keahlian dan peran masing-masing. Dalam hubungan berpasangan ada peran istri dan suami, begitu juga dengan bisnis, kamu harus selalu konsisten.

  • Kenali gaya manajemen kamu sendiri

Dalam bisnis, ada gaya manajemen yang berbeda-beda. Ketika bisnis dengan pasangan, penting untuk mengetahui gaya manajemennya. Cara ini akan membawa sesuatu yang berbeda dalam bisnis, seperti pengambilan keputusan, masukan, dan mengelola tim. Kenali dan lakukan kolaborasi ketika melakukan bisnis dengan pasangan.

  • Memiliki tujuan yang sama

Ya, dalam sebuah hubungan penting untuk memiliki tujuan yang sama. Dengan berbagi tujuan dan visi yang sama, bisnis akan berjalan lebih baik dan akan mencapai bisnis yang sangat sukses.

  • Penting untuk memiliki prioritas

Saat menjalankan bisnis dengan pasangan, penting untuk memiliki prioritas dan itu adalah pasangan. Klien, peluang kerja, dan tim adalah hal lain, tapi pasangan adalah aset terbesar kamu. Luangkan waktu untuk memelihara hubungan dengan pasangan juga akan berinvestasi dalam bisnis kamu. Mempertahankan hubungan dengan pasangan sama dengan mempertahankan bisnis.

  • Selalu terbuka

Kerja sama apa pun dibutuhkan komunikasi. Bicara langsung dan terbuka dapat mengatasi tantangan apa pun dan bisnis akan lebih sukses jika kamu menerapkan hal ini bersama pasangan. Namun, seperti dikutip dari Swara Tunaiku, pertimbangkan empat hal ini secara matang agar tidak menyesal di kemudian hari:

  • Mood pasangan yang berubah-ubah

Benarkah kamu bisa bersikap profesional seratus persen saat berbisnis dengan pasangan? Tentu sulit untuk menjaga sikap ini karena hati seseorang dapat berubah-ubah kapan saja. Jika sedang ada masalah personal yang tidak berhubungan dengan bisnis, tentu akan sulit untuk terus profesional. Bisa saja kamu ngambek dengan pasangan hingga malas untuk melanjutkan bisnis dengannya. Hilang sudah pundi-pundi uang yang telah dinanti-nantikan. Sehingga kamu perlu menggaris bawahi bahwa perasaan pasangan tidak akan selalu sama.

  • Tidak ada batas hierarki yang jelas

Dalam dunia bisnis, batas hierarki antara bos dan pegawai memang cukup sensitif. Namun, jika berbisnis dengan pasangan, siapa nih yang akan menjadi bos? Tentunya, kamu dan pasangan akan sama-sama menjadi bos dalam bisnis tersebut. Dan tidak ada batasan yang jelas siapa pemangku tanggung jawab dan pengambil keputusan. Pasti sulit kalau suatu ketika pendapatmu berseberangan dengan pendapat si pasangan. Solusinya, tentukan tugas kerja masing-masing sejak awal membuka bisnis. Diharapkan, nuansa kerja akan lebih cair dan tidak kaku. Karena kamu dan pasangan sudah tahu tugas kerja dan wewenang masing-masing.

  • Sifat paling asli akan terlihat

Saat stres dalam bekerja, biasanya sifat asli seseorang akan terlihat. Begitu juga dengan kamu dan pasangan, bisa saja dulunya menutup rapat-rapat sifat asli yang mungkin tidak disukai satu sama lain. Namun, karena sering kerja bareng dan menghadapi tantangan yang sama, lama kelamaan topengmu atau pasanganmu akan terbuka juga nih. Kalau sikap positif yang terkuak, tentu bukan menjadi masalah. Namun, bagaimana kalau makin ke sini kamu mulai menyadari sikap negatif pasanganmu? Bukannya sukses, bisnis ini malah bisa membuat hubunganmu retak di tengah jalan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *