4 Tips Mudah dan Tepat dalam Merintis Bisnis Saat Masih Sibuk Bekerja

Banyak cara untuk membuka bisnis sendiri meskipun masih menjadi karyawan. Karena hal tersebut tidaklah mustahil.Menekuni sebuah bisnis tidak harus menunggu Anda menjadi pengangguran atau memasuki usia pensiun dulu. Sebab semakin dini bisnis dirintis maka akan semakin baik sebab proses mengelola dan mengembangkannya tidak mungkin hanya butuh waktu semalam. Kalau menunggu Anda menganggur ada kemungkinan modal yang digelontorkan tidak akan kembali apalagi sampai beranak-pinak, demikian pula saat memasuki usia pensiun. Paling ideal bisnis ditekuni ketika masih aktif bekerja dan awalnya dijadikan sampingan dulu supaya setelah berkembang masa pensiun Anda tetap berkualitas.

Sayangnya bekerja di kantor sambil menekuni bisnis adalah dua kegiatan yang ketika digabungkan membuat kepala pusing dan tenaga terforsir sampai titik penghabisan. Banyak yang kewalahan dan akhirnya memilih salah satunya, padahal dengan beberapa tips ini kedua aktifitas tersebut bisa berjalan beriringan:

  •  Mulailah dari modal yang paling kecil,

Merintis bisnis memiliki banyak tantangan dan tantangan paling awal adalah persoalan mudah, berhubung masih menjadi karyawan. Tentu tidak sulit mengumpulkan modal karena berpenghasilan rutin namun jangan langsung seenaknya. Usahakan memilih bisnis dengan kebutuhan modal kecil supaya keuangan tetap sehat dan sekalipun gulung tikar tidak rugi banyak.

  • Ambil bisnis yang masih berkaitan dengan pekerjaan di kantor,

Supaya langkah Anda dalam berbisnis semakin terasa mulus maka disarankan untuk merintis bisnis yang masih berhubungan dengan pekerjaan di kantor. Misalnya saja Anda bekerja sebagai akuntan sebuah perusahaan, mengapa tidak mencoba berbisnis membuka jasa konsultasi keuangan? Profesi advisor tentu menjadi bisnis yang baik untuk dijalankan agar Anda tidak memikirkan modal ilmu sebab sudah hafal di luar kepala karena selalu dikerjakan di kantor.

  • Waktu pengelolaan bisnis lebih fleksibel,

Kesalahan yang membuat karyawan akhirnya memutuskan menutup bisnis sampingannya adalah karena tidak mencermati waktu kelola bisnis tersebut. Berhubung masih aktif bekerja di kantor maka penting sekali untuk merintis bisnis sampingan yang tidak menyita waktu Anda. Banyak sekali bisnis yang bisa dikelola dengan waktu terbatas sehingga efisiensi waktu sangat dirasakan. Misalnya saja berjualan pulsa, Anda tentu tidak harus menunggu konter selama 24 jam penuh karena bisa menerima pesan pembelian pulsa melalui pesan instan.

  • Cobalah merekrut orang kepercayaan,

Kalau bisnis Anda lumayan menjanjikan misal sudah berkembang namun masih sayang jika harus melepaskan status karyawan. Lantaran memegang jabatan yang sudah tinggi dan menerima gaji yang tinggi pula. Maka bisnis ini bisa dilimpahkan pada orang kepercayaan untuk dikelola, sehingga Anda perlu merekrut karyawan yang tepat dan yang bisa diberi amanah. Paling aman adalah mengajak saudara sendiri atau mungkin pasangan, sehingga bisnis berjalan baik dan karir di perusahaan pun bersinar terang.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *